|
|
 |
|
Tak Ada Tambahan, Maksimalkan Pemain Saja |
Persijap Jepara akan memaksimalkan pemain yang ada pada putaran kedua Kompetisi Sepak Bola Liga Super yang dijadwalkan mulai diputar bulan Januari 2009, apabila manajemen tim memutuskan tidak akan menambah pemain baru lagi.
Pelatih Persijap Jepara, Djunaidi ketika dihubungi dari Semarang, Sabtu (15/11), mengatakan, kalau manajemen tetap tidak akan menambah pemain, tentunya dirinya akan memaksimalkan pemain yang ada pada putaran pertama ini.
"Kami sudah berbicara dengan manajemen tim tetapi mereka mengatakan bahwa karena keterbatasan dana kemungkinan tidak akan menambah pemain. Saya tetap bertanggung jawab terhadap prestasi tim pada musim kompetisi tahun ini, tetapi tentunya juga akan melihat kondisi pemain yang ada sekarang ini," katanya.
Menurut dia, persaingan pada putaran kedua akan lebih ketat dibandingkan putaran pertama, karena tim-tim peserta Liga Super Liga tentunya akan berusaha sekuat tenaga agar jangan terdegradasi dari ajang sepak bola bergengsi di Tanah Air.
Kemudian, kata mantan Asisten Pelatih Persiba Balikpapan tersebut, tim-tim yang ada di papan atas tentunya juga akan berusaha agar bisa menjadi yang terbaik pada musim kompetisi tahun ini.
Apalagi, Liga Super sekarang ini tidak akan menerapkan sistem delapan besar tetapi mereka yang menempati peringkat atas sampai berakhirnya musim kompetisi tahun ini akan menjadi juara.
Ia menambahkan, kalau melihat timnya pada putaran pertama ini memang masih ada kelemahan terutama di lini belakang (stopper) dan tengah (gelandang bertahan) karena dirinya hanya mengandalkan pemain itu-itu saja dan tidak bisa melakukan rotasi pemain.
Ia menyebutkan, di lini belakang hanya ada pemain asing asal Brasil, Evaldo Silva yang menjadi andalannya, sedangkan untuk posisi gelandang bertahan hanya memiliki Enjang Rohiman dan Doni Siregar.
"Kadang-kadang mereka tampil bagus tetapi di lain waktu mereka tampil kurang maksimal. Mereka masih labil, kalau keduanya dimainkan bersama-sama tentunya saya tidak memiliki pemain lain yang bisa menggantikannya," katanya menegaskan.
Di sisi lain, kata dia, untuk posisi striker, timnya memiliki tiga pemain asing, yaitu Arnaldo Vilalalba, Pablo, dan Cheri. "Setiap pertandingan kita hanya memainkan dua pemain asing saja untuk posisi striker, sedangkan satunya duduk di bangku cadangan. Menurut saya ini mubazir, lebih baik satu pemain asing dialihkan untuk posisi stopper," katanya.
Menurut dia, kebutuhan yang mendesak bagi timnya adalah pemain pada posisi stopper dan gelandang bertahan. "Tetapi penambahan ini sangat tergantung pada manajemen tim terkait dengan ketersediaan dana. Kalau mereka memutuskan untuk menambah, kami sangat gembira tetapi kalau sebaliknya, tentunya kami akan memaksimalkan pemain yang ada sekarang ini," katanya.
Sampai dengan selesainya putaran pertama ini, Persijap berada pada papan tengah atau peringkat ketujuh klasemen sementara dengan nilai 29, yaitu dari 17 kali main, sembilan kali menang, dua kali seri, dan enam kali kalah.
Usai pertandingan terakhir pada putaran pertama, pemain-pemain Persijap diliburkan sekitar 10 hari dan memulai latihan kembali tanggal 24 November 2008 untuk persiapan menghadapi Copa Indonesia.
Pada Copa Indonesia, kata dia, Evaldo Silva dan kawan-kawan akan bertanding melawan tetangganya, Persiku Kudus. Pertandingan pertama dimainkan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara tanggal 12 Desember 2008, kemudian pertemuan kedua di Stadion Wergu Kudus dimainkan tanggal 14 Desember 2008. (kpl/bee)
|
|
| Users' Comments |
|
Average user rating
(0 vote)
|
|
|
© 2009 www.persijapjepara.com
|
|