Besarnya dana untuk kompetisi Persijap di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) membuat manajemen masih mengharapkan uluran dari dari APBD 2009 melalui Komite Olahraga Kabupaten (KOK) Jepara. Besarnya dana yang diusulkan ke APBD mencapai Rp 10 miliar.
Ketua KOK Jepara Ali Irfan mengatakan dana yang diusulkan pihaknya ke bupati Jepara untuk Persijap nominalnya Rp 10 miliar. "Kita usulkan ke bupati pada APBD tahun depan nilainya segitu. Usulan itu kemudian baru dibawa bupati ke DPRD," ungkap Ali, kemarin.
Selain mengusulkan dana Persijap sebanyak Rp 10 miliar, KOK juga mengusulkan anggaran untuk cabang olahraga lainnya. Jumlah anggaran yang diusulkan sekitar Rp 3,75 miliar. Sehingga total dana yang diusulkan ke bupati sebanyak Rp 13,75 miliar.
Ali menambahkan, pada prinsipnya bantuan dana APBD melalui KOK tidak ada masalah. Hal itu karena status KOK merupakan lembaga semi pemerintah. "Kalau lewat KOK masih bisa," tandasnya.
Disinggung mengenai status Persijap yang sudah dalam proses menuju PT, Ali menjawab bahwa fokus Persijap usai pembentukan PT baru sebatas mengelola usaha pertandingan. "Untuk lebih dari itu sulit," jelasnya.
Karena itu, manajemen Persijap masih mengharapkan bantuan dana dari APBD. Untuk bisa berdiri sendiri tanpa bantuan Pemkab melalui APBD Ali menilai masih sulit. "Dengan melihat kondisi yang terjadi saat ini untuk bisa mandiri tanpa bantuan APBD rasanya sulit," pungkasnya. (JPNN)
|
|
| Users' Comments |
|
Average user rating
(0 vote)
|
|
|