28 Januari 2012 | On 11:40 | Ada 2 komentar

Lawan Persebaya Ditunda

Persijap Jepara mau menerima pengumuman penundaan jadwal pertandingan Indonesia Premier League (IPL) kemarin.

Laga menjamu Persebaya Surabaya yang sedianya digelar pada 5 Februari di Gelora Bumi Kartini, ditunda sehari.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Kandang Persijap Sujarot mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan laga kandang itu, termasuk mengumumkan ke masyarakat terkait pengunduran jadwal itu.

”Laga menjamu Persebaya diundur sehari, dan rencananya akan digelar mulai pukul 19.00,” kata Sujarot.

Ini adalah perubahan kedua, setelah sebelumnya laga menjamu PSMS Medan juga ditunda, dari 15 Januari menjadi 12 Maret.

Minggu Besok

Penundaan jadwal menjamu PSMS itu tak seluruhnya sampai ke masyarakat, sehingga pada 15 Januari lalu banyak fans yang datang ke Gelora Bumi Kartini untuk menyaksikan laga, walau akhirnya harus pulang.

Penundaan jadwal itu tak hanya menyangkut laga Persijap, tetapi juga tim lain.

Pertandingan Persibo Bojonegoro menjamu PSMS juga diundur sehari.

Partai yang harusnya digelar pada Sabtu ini, diundur menjadi Minggu besok. Pemberitahuan perubahan jadwal tersebut disampaikan melalui email.

Penundaan jadwal Persijap menjamu PSMS kala itu mempertimbangkan aspek penyelenggaraan tahapan kampanye dalam pilkada yang digelar mulai 12 Januari, sedangkan pertandingan harus diselenggarakan pada 15 Januari.

Persijap akhirnya mengirim surat penundaan dan dikabulkan, hingga akhirnya diputuskan pertandingan diundur menjadi 12 Maret.

Pelatih Persijap Agus Yuwono mengatakan, perihal penundaan menjamu Persebaya itu tak begitu memengaruhi persiapan timnya.

”Kalau hanya ditunda sehari dan pengumuman itu kami terima sepekan sebelum pertandingan, masih bisa disikapi. Kami akan menyesuaikan menu latihannya,” katanya. (H15-70/SM)
Baca Selengkapnya »

27 Januari 2012 | On 16:30 | Ada 3 komentar

Porsi Latihan Ditambah

Pelatih Persijap Jepara Agus Yuwono menambah porsi latihan para pemain menjelang pertandingan Indonesia Premier League (IPL) lawan Persebaya Surabaya pada 5 Februari di Gelora Bumi Kartini. Dia juga akan mencari komposisi tepat timnya karena beberapa pemain pilar absen.

Penambahan porsi latihan itu dilakukan mulai kemarin, setelah evaluasi bersama tim pelatih bersama manajemen Persijap. ”Kami biasanya latihan tujuh kali dalam sepekan. Ke depan latihan menjadi 10 kali,” kata Agus Yuwono usai melatih timnya di Stadion Kamal Djunaidi, sore kemarin. Latihan dipindah ke stadion lama, karena rumput lapangan Gelora Bumi Kartini sedang dipupuk.

Agus menjelaskan, penambahan porsi latihan juga dilakukan dalam setiap berlatih. ”Dalam sekali latihan, biasanya kami satu jam atau maksimal 1,5 jam. Sekarang kami tambah menjadi dua jam,” jelasnya.

Penambahan porsi latihan itu setelah mempertimbangkan masukan dari manajemen. ”Saya akan melakukan dan berharap hasilnya efektif,” katanya. Berdasarkan pengalaman, bila pemain kurang dalam porsi latihan maka akan berpotensi kram otot. Jika terlalu tinggi porsi latihannya, juga berpotensi tertarik ototnya dan rawan cedera. Karena itu dia berusaha menghindari dua efek buruk tersebut. (H15-73)
Baca Selengkapnya »

26 Januari 2012 | On 11:24 | Ada 2 komentar

Kemenangan Jadi Kunci Kebangkitan

Manajemen akan mengevaluasi kinerja tim sebelum bertanding menghadapi Persebaya Surabaya dalam kompetisi Indonesia Premier League (IPL) pada 5 Februari mendatang di Gelora Bumi Kartini. Bermain empat kali tanpa kemenangan membuat Tim Laskar Kalinyamat kini menghuni dasar klasemen sementara.

CEO PT Jepara Raya Multitama Adjie Darmana mengatakan evaluasi sudah dilakukan kemarin. ”Kami berdiskusi dalam rangka evaluasi atas beberapa pertandingan dan mencari solusi agar tim ini bisa bangkit untuk pertandingan melawan Persebaya,” kata Adjie, kemarin.

Ia menyatakan menjamu Pesrebaya harus bisa dijadikan momentum buat Tim Kota Ukir untuk memperbaiki posisi di klasemen. Persijap baru mengemas dua poin dari empat pertandingan yang sudah dijalani. Dua poin itu didapat saat bermain seri dengan Bontang FC dan Persema Malang.

Anam Syahrul cs kalah saat bermain tandang melawan Persibo Bojonegoro dan Persiraja Banda Aceh. Dari 12 tim peserta IPL, Persijap paling sedikit memainkan pertandingan bersama PSM Makassar, yakni empat laga. Semen Padang yang kini memuncaki klasemen meraih 15 poin hasil dari tujuh pertandingan. ”Kami masih memiliki kesempatan untuk mengejar tim pesaing. Kami baru sekali bermain di kandang,” kata Adjie.

Secara umum, ia menyatakan Persijap harus bisa bermain lebih efektif. ”Karakter permainan tim juga perlu diperkuat lagi. Tren permainan membaik, tetapi saat ini tim butuh kemenangan untuk bisa bangkit,” lanjutnya.

Sementara itu Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo mengatakan timnya akan kembali berlatih sore ini di Stadion Gelora Bumi Kartini. Latihan libur setelah kalah 1-2 dari Persiraja, Minggu lalu. ”Fokus latihan kami untuk mempersiapkan pertandingan melawan Persebaya,” katanya. (H15-87)
Baca Selengkapnya »

24 Januari 2012 | On 09:41 | Ada 12 komentar

Kian Terpuruk

Tim Persijap Jepara kian terpuruk setelah kalah 1-2 dari tuan rumah Persiraja Banda Aceh dalam kompetisi Indonesia Premier League (IPL) di Stadion Harapan Bangsa, Aceh, Minggu (22/1). Persijap kini mencari momentum untuk bangkit dari keterpurukan itu.

”Kami ingin menang secepatnya. Karena, ini situasi yang tidak baik jika berlarut-larut,” kata asisten pelatih Anjar Jambore Widodo, kemarin.

Pertandingan yang diincar Persijap untuk berburu kemenangan adalah saat menjamu Persebaya Surabaya pada 5 Februari mendatang. ”Kami bertanding dengan baik di Aceh. Tetapi gol pemain kami (Julio Lopez-Red) dianulir. Kami tidak seharusnya kalah, walau kami bisa menerima hasil ini,” lanjut Anjar.

Pemain Persiraja Murilo Ribeiro De Almeida membuat debut gemilang. Striker timnas U-23 Timor Leste itu mencetak satu gol menit ke-69. Dia menggandakan keunggulan setelah rekannya, Imral Usman terlebih dulu mencetak gol menit ke-23. Sementara Persijap memperkecil ketinggalan melalui I Made Wirahadi pada menit 71.

Pelatih Persijap Agus Yuwono mengaku kurang puas dengan kekalahan yang dialami pasukannya. Inti masalahnya bukan masalah teknis permainan, melainkan kepemimpinan wasit. ”Beberapa serangan kami kena off side. Padahal itu bola umpan terobosan yang sama sekali tidak off side. Persijap sudah menjalani empat pertandingan dan situasi seperti ini tidak berubah,” kata Agus. (H15-73)
Baca Selengkapnya »

22 Januari 2012 | On 20:03 | Ada 14 komentar

Laskar Kalinyamat Semakin Terbenam

Persijap Jepara semakin terbenam didasar klasemen setelah tak mampu menahan tuan rumah Persiraja Banda Aceh, Minggu (22/1) sore di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012.

Dengan memasukkan dua gol ke gawang Danang Wihatmoko, Persiraja berhasil merangsek lima besar, sedangkan Persijap hanya mampu membalas satu gol dan tetap berada pada dasar klasemen sementara dengan nilai dua dari empat laga.

Persiraja mengawali laga dengan permainan agresif, dan memberikan tekanan hebat ke pertahanan tim tamu. Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat tuan rumah gagal membobol gawang Persijap.

Kendati demikian, serangan balik yang diterapkan Persijap juga mampu merepotkan barisan pertahanan Persiraja. Bahkan, Persijap nyaris saja unggul lebih dulu.


Striker Persijap Julio Lopez mendapatkan peluang emas, namun tendangannya dapat ditepis kiper Yudha Andika, dan hanya menghasilkan sepak pojok. Dari tendangan sudut ini, gawang Persiraja nyaris kebobolan. Beruntung Andria bisa menghalau bola sundulan Bayu Andra sebelum melewati garis gawang.

Persiraja pun memberikan respon. Pada menit ke-23, pendukung Persiraja bersorak kegirangan setelah sundulan Imral Usman berhasil menjebol gawang Persijap menyambut umpan Abdul Musawir.

Pada menit ke-36, Persiraja hampir menggandakan keunggulannya. Kiper Danang Wihatmoko harus bekerja keras untuk menghalau bola tendangan bebas Febre Alejandro. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Persiraja tidak mengurangi tekanan mereka di babak kedua. Tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-65 lewat gol yang dilesakkan Murilo Ribero De Alnaida.

Melihat permainan tim besutannya tidak mengalami perkembangan, Persijap kemudian memasukkan I Made Wirahadi untuk menggantikan Bayu Andra. Masuknya Wirahadi mampu membawa perubahan di permainan Persijap.

Pemain Persijap meningkatkan serangan mereka guna memperkecil ketertinggalan. Upaya itu membuahkan hasil di menit ke-71 melalui gol Wirahadi.

Dengan kemenangan ini, Maman Suryaman selaku asisten pelatih, sangat bangga dengan penampilan Abdul Musawir Cs sore ini. “Secara teknis anak-anak sudah bermain bagus, walaupun permainan cukup imbang dan kami masih butuh perbaikan di lini belakang,” ungkapnya usai laga.

Sementara, pelatih Persijap sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit sore ini. “Hasil ini sangat menyakitkan dengan penampilan wasit, kami sudah dua kali diperlakukan seperti ini, sebelumnya saat melawan Bontang FC,” kesalnya. (acehkita/goal/m-sao)
Baca Selengkapnya »

20 Januari 2012 | On 07:45 | Ada 0 komentar

Enam Pemain Disodorkan ke Seleksi Timnas

Enam pemain muda Persijap Jepara direkomendasikan untuk mengikuti seleksi tim nasional U-21. keputusan itu diambil Pelatih Tim Laskar Kalinyamat Agus Yuwono, baru-baru ini setelah diminta PSSI untuk mengirimkan daftar nama pemain yang bisa diseleksi untuk timnas.

"Dengan syarat umur dan kualifikasi mutu, kami serahkan enam nama. Selanjutnya itu akan menjadi keputusan PSSI dalam proses seleksi," kata Agus Yuwono, Kamis (19/1).
Ia mengatakan hal itu sebelum membawa timnya ke Aceh untuk menjalani pertandingan Indonesia Premier League (IPL) menghadapi Persiraja Banda Aceh yang akan digelar pada akhir pekan ini.

Enam pemain yang direkomendasikan untuk ikut seleksi timnas U-21 adalah Abdul Latif Hasyim (bek), Endi Bagus Setyawan (kiper), Ahmad Buchori dan Dipsi Salaita Alaita, Fendi Yulianto, dan Safri Umri (gelandang). Usia mereka saat ini masih di bawah 21 tahun.

Abdul Latif Hasyim, Ahmad Buchori, Fendi Yulianto dan Endi Bagus Setiawan sebelumnya sudah dalam satu tim di Persijap U-21. Fendi sudah bergabung bersama tim senior Persijap dua musim ini, sedangkan tiga rekannya itu baru musim ini. Sementara itu Safri Umri adalah pemain baru Persijap yang direkrut Agus Yuwono dari Persiraja.

Adapun Dipsi adalah mantan pemain klub lokal PS Putra Samudera Bandengan, Jepara. Ia adalah satu-satunya pemain dari klub lokal yang langsung meroket ke tim Persijap musim ini. "Mereka adalah pemain yang masih bisa terus berkembang, baik dari sisi mental maupun teknik. Jika mengikuti seleksi di timnas akan memberi pengalaman kepada mereka," kata Agus.
(Muhammadun Sanomae/CN26/SM)
Baca Selengkapnya »

18 Januari 2012 | On 20:47 | Ada 2 komentar

Coach Agus Matangkan Skema

Pelatih Persijap Jepara, Agus Yuwono mematangkan skema tim yang akan ditampilkan saat menghadapi tuan rumah Persiraja Banda Aceh di arena kompetisi Indonesia Premier League (IPL) pada 22 Januari mendatang. Agus akan menerapkan skema 3-5-2 untuk pertandingan itu.

”Gambaran skema sudah ada, dan kami tinggal mengasahnya agar tim ini padu di semua lini,”katanya, kemarin. Pola itu diterapkan dalam dua laga tandang yang sudah dijalani, yakni saat melawan Bontang FC dan Persibo Bojonegoro.

Tiga bek yang akan menjadi palang pintu pertahanan adalah Catur Rintang, Banaken Bossoken, dan Anam Syahrul. Untuk Catur, ini akan menjadi tantangannya setelah sebelumnya tak tampil akibat sakit. Catur dinilai Agus siap menempati posisi yang sebelumnya ditempati Kasiyadi tersebut. ”Kami tidak ingin ada celah lagi di barisan pertahanan kami. Para pemain kami harus lebih sigap dan cepat mengantisipasi serangan lawan,”katanya.

Lima gelandang yang disiapkan adalah Nurul Huda di kanan dan Danan Puspito di kiri. Lini tengah akan ditempati Diva Tarkas, Ferly La’ala, dan Bayu Andra. Ini akan menjadi komposisi lini tengah terbaru karena absennya Kim Sang-duk akibat akumulasi kartu kuning dan Jose Sebastian yang masih dinyatakan sakit. Ferly dan Bayu akan menjadi gelandang bertahan, sedangkan Diva lebih fokus membantu serangan. (H15-87/SM)
Baca Selengkapnya »

17 Januari 2012 | On 06:39 | Ada 4 komentar

Danan Puspito Cedera Ringan

Persijap Jepara diuji dengan cedera dan sakitnya beberapa pemain sebelum pertandingan menghadapi Persiraja Banda Aceh di ajang Indonesia Premier League (IPL) pada 22 Januari. Pelatih Tim Laskar Kalinyamat Agus Yuwono belum memutuskan pemain yang akan dibawa ke Aceh pada Kamis lusa.

”Kami akan menentukan skuad sehari sebelum berangkat,” kata Agus, kemarin. Dalam latihan pagi, pemain sayap kiri Danan Puspito bertabrakan dengan Dipsi Shalaita Alaita. Lutut Dipsi mengenai paha Danan. Spontan Danan terkapar dan harus menepi. ”Paha yang membentur, bukan lutut,” kata Danan. Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo saat dikonfirmasi terkait kondisi Danan mengatakan, ”Kami masih melihat dia bisa berlatih sore, jadi mungkin bisa tampil untuk pertandingan melawan Persiraja,” kata Anjar.

Danan adalah andalan sayap kiri Tim Laskar Kalinyamat. Dia tampil penuh dalam tiga pertandingan yang sudah dijalani. Dua pelapis yang sudah disiapkan jika Danan absen adalah Fendi Yulianto dan Safri Umri. Fendi adalah eks pemain Persijap U-21 sedangkan Safri musim lalu masih berkostum Persiraja.

Pemain yang hingga kini masih belum pulih total karena sakit adalah Jose Sebastian dan Made Wirahadi. Untuk Jose, tim pelatih membutuhkan data lebih jelas dari tim medis karena pemain tersebut sudah dua pekan tidak bisa berlatih normal.
Sedangkan Made, setelah Minggu lalu absen karena sakit, kemarin sudah tiba di Gelora Bumi Kartini namun belum bisa berlatih penuh. Made adalah striker yang sudah tiga kali tampil.

Karena Made belum pulih, Agus Yuwono kemarin tampak menyiapkan Yahya Sossomar sebagai pendamping Julio Lopez di lini depan. Dalam latihan, Yahya tampil sebagai striker namun sedikit di bawah Lopez. Agus masih berharap para pemain yang sakit dan cedera bisa pulih sebelum Kamis. (H15-87/SM)
Baca Selengkapnya »

11 Januari 2012 | On 07:22 | Ada 16 komentar

Kim Absen Lawan Persiraja

Gelandang bertahan Persijap Jepara Kim Sangduk dipastikan bakal absen menghadapi tuan rumah Persiraja Banda Aceh dalam laga Indonesia Premier League (IPL) pada 22 Januari. Pemain asal Korsel itu terkena akumulasi kartu kuning saat tampil menghadapi Persibo Bojonegoro, Minggu (8/1).

“Kami harus menata lini tengah lagi untuk pertandingan melawan Persiraja karena Kim sudah pasti tak bisa tampil,” kata asisten pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo, sore kemarin.

Anam Syahrul dkk masih libur latihan kemarin dan mereka baru akan berlatih kembali sore ini di Gelora Bumi Kartini. Pemain yang disiapkan untuk lini tengah bisa Bayu Andra dan Ferly La’ala di gelandang bertahan dan gelandang serang Diva Tarkas. Atau bisa juga gelandang serang Jose Sebastian (jika sudah pulih dari penyakit tifus), dan di gelandang bertahan Diva Tarkas bersama Bayu Andra dengan menempatkan Ferly sebagai bek.

Anjar menyatakan tim pelatih juga menyiapkan bek muda Catur Rintang untuk pertandingan di Aceh. “Persiraja memiliki tipikal permainan yang serupa dengan Persibo. Mereka bagus dalam serangan balik yang cepat. Kami menyiapkan bek yang kuat dan cepat dan stamina bagus,” ujar Anjar. Catur dinilai bugar dan siap untuk menjalani tugas itu. Namun tim pelatih masih akan melihat persiapan Catur dalam latihan nanti. Komposisi lini belakang menjadi pusat perhatian Persijap setelah diberondong lima gol oleh Persibo.

“Kami gagal mengantisipasi serangan balik lawan, lalu berpengaruh pada mental tim,” jelasnya. Laskar Kalinyamat musim ini sudah mengetahui kekuatan Persiraja karena sudah menghadapinya dalam pertandingan pramusim. Dalam laga uji coba yang digelar di Gelora Bumi Kartini itu, Persijap menang 3-0. (H15-81)
Baca Selengkapnya »

10 Januari 2012 | On 17:04 | Ada 6 komentar

Pemain Kurang Konsentrasi

Setelah kalah telak 0-5 lawan tuan rumah Persibo Bojonegoro, Persijap Jepara langsung menyiapkan pertandingan Kompetisi Indonesia Premier League (IPL) berikutnya melawan tuan rumah Persiraja Banda Aceh. Pelatih tim Laskar Kalinyamat akan mengevaluasi kekalahan timnya di Bojonegoro dalam latihan yang akan dimulai Rabu besok di Gelora Bumi Kartini.

”Permasalahan utama tim, saat bermain kurang konsentrasi. Pemain kehilangan fokus setelah gol pertama yang berbau off side,” kata Agus Yuwono menanggapi pertandingan melawan Persibo. ”Kami jelas akan mengevaluasi secara menyeluruh untuk pertandingan berikutnya,” lanjutnya.

Dua Pekan

Pertandingan melawan Persiraja akan digelar pada 22 Januari mendatang. Tim Kota Ukir memiliki waktu hampir dua pekan untuk persiapan pertandingan itu.
Sebelum ada perubahan jadwal, mestinya setelah laga kontra Persibo Anam Syahrul dk menjamu PSMS Medan pada 15 Januari. Namun karena itu bersamaan dengan masa awal kampanye pilkada, jadwal pertandingan melawan PSMS akhirnya diundur menjadi 12 Maret mendatang. Dengan begitu, Persijap harus menunggu lama untuk pertandingan melawan Persiraja.

Ketua Umum Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) Zaenur Rohman mengatakan, pelatih perlu mengevaluasi lebih cermat barisan pertahanan, untuk menjaga keseimbangan tim.

Saat menyaksikan langsung pertandingan di tribune, dia menilai pertahanan Persijap sangat rapuh dan mudah diterjang striker pemain Persibo Syamsul Arif dan Iskandar yang unggul dalam adu cepat.
”Evaluasi mendasar ada di lini belakang. Kami berharap ada perbaikan komposisi pemain,” katanya. (H15-73( )
Baca Selengkapnya »